• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Bapanas Jamin Kualitas Beras, Meski Ada Kutu

img

Cepatkaya.biz.id Assalamualaikum semoga harimu penuh berkah. Dalam Tulisan Ini aku mau berbagi pengalaman seputar Pangan, Pertanian, Kualitas, Beras, Keamanan Pangan yang bermanfaat. Ulasan Mendetail Mengenai Pangan, Pertanian, Kualitas, Beras, Keamanan Pangan Bapanas Jamin Kualitas Beras Meski Ada Kutu Baca tuntas untuk mendapatkan gambaran sepenuhnya.

Arief Prasetyo Adi, yang menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional, menekankan bahwa pemerintah tidak akan mendistribusikan beras yang tidak memenuhi syarat. Ia menegaskan, Jadi jika kita mendistribusikan, itu harus dalam kondisi yang baik. Jika ada yang ditemukan tidak layak, itu merupakan kasus khusus. Pernyataan ini disampaikannya saat bertemu di Graha Mandiri, Jakarta Pusat pada Selasa, 18 Maret 2025.

Arief juga memberikan apresiasi kepada Siti Hediati Soeharto, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Titiek Soeharto, karena telah melaporkan temuan mengenai beras yang berkutu. Ia menegaskan bahwa Badan Pangan Nasional berkomitmen untuk memastikan kualitas beras yang beredar di masyarakat. Penyaluran beras untuk baik bantuan pangan maupun SPHP selalu kami jaga kualitasnya, tambahnya.

Selama perawatan, beras yang disimpan dalam waktu tertentu, seperti 3, 4, 6 bulan, bahkan hingga satu tahun perlu dirawat dengan baik. Hal ini penting agar kualitas beras tetap terjaga, jelas Arief.

Sebelumnya, Titiek Soeharto juga mengungkapkan dalam rapat kerja dengan Kementerian Pertanian, bahwa saat kunjungan ke Yogyakarta, ia menemukan stok beras yang berkutu. Kami menemukan masih banyak sisa beras impor yang disimpan di gudang Bulog dan telah banyak kutunya, ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga menanggapi laporan dari Perum Bulog mengenai temuan beras impor yang berkutu. Ia menyebutkan bahwa jumlah beras tersebut berkisar antara 100 ribu sampai 300 ribu ton di seluruh Indonesia, yang merupakan bagian dari total 2 juta ton beras. Amran berencana untuk menghubungi Direktur Utama Perum Bulog, Novi Helmy Prasetya, untuk menindaklanjuti masalah ini.

“Kami meminta agar masalah ini segera ditangani, terutama di Yogyakarta. Mohon maaf kepada Ibu Ketua atas permasalahan ini,” kata Amran dalam rapat tersebut.

Terima kasih atas kesabaran Anda membaca bapanas jamin kualitas beras meski ada kutu dalam pangan, pertanian, kualitas, beras, keamanan pangan ini hingga selesai Saya berharap Anda mendapatkan insight baru dari tulisan ini tetap fokus pada tujuan hidup dan jaga kesehatan spiritual. Jika kamu suka semoga artikel lainnya juga bermanfaat. Sampai jumpa.

© Copyright 2024 - Penghasil Uang Online
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Close Ads