• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Live Sale dan QRIS: Kunci Sukses Pengusaha Anggrek

img

Cepatkaya.biz.id Selamat beraktivitas dan semoga sukses selalu. Di Sesi Ini mari kita telaah berbagai sudut pandang tentang Live Sale, QRIS, Pengusaha Anggrek, E-Commerce, Strategi Pemasaran. Catatan Mengenai Live Sale, QRIS, Pengusaha Anggrek, E-Commerce, Strategi Pemasaran Live Sale dan QRIS Kunci Sukses Pengusaha Anggrek Yok ikuti terus sampai akhir untuk informasi lengkapnya.

    Table of Contents

Perubahan digital kini menyentuh berbagai aspek bisnis, termasuk cara pemasaran dan proses pembayaran. Dalam konteks ini, para pengusaha harus beradaptasi untuk tetap bersaing, dan salah satu cara yang efektif adalah dengan memanfaatkan teknologi. Rangga, seorang pengusaha, melakukan inovasi dengan menggunakan sistem koin untuk menarik lebih banyak penonton ke siaran live-nya. Ketika detikcom mengunjungi tokonya pada hari Jumat, 28 Februari, pukul 10.00 WIB, dia hanya mengandalkan promosi melalui WhatsApp dan relasi bisnis. Namun, saat merasa terbebani, Rangga memutuskan untuk mempekerjakan orang khusus dalam pengemasan dan menjual produk secara langsung melalui media sosial dan marketplace.

Selama kunjungan tersebut, terlihat puluhan pot anggrek bulan siap untuk dikirim, dengan resi yang sudah ditempelkan. Proses penjualan biasanya berlangsung dalam sesi dua jam, diikuti dengan istirahat satu jam. Brian, kolega Rangga, menjelaskan bahwa rutinitas ini tidak hanya terjadi di tokonya saja. Mereka menggunakan dua saluran pemasaran, satu melalui marketplace dan yang lainnya via media sosial. Pukul 13.00 WIB adalah waktu yang telah ditentukan untuk penayangan live oleh Brian, pengusaha anggrek dari Taman Anggrek Ragunan, untuk memasarkan produknya.

Brian mengungkapkan, pada awalnya, penjualan online tidak menunjukkan hasil yang signifikan. Target penjualan minimal 35 paket atau 70 tangkai anggrek per hari diperlukan untuk mencapai keuntungan dan memastikan pembayaran gaji bagi semua pekerjanya. Sebelum mencoba live selling, aktivitas penjualan hanya mampu menghasilkan 10-20 tangkai dalam sehari. Namun, setelah melakukan live selling, penjualannya melonjak drastis menjadi 100-140 tangkai dalam satu sesi.

Brian bahkan menggelar live selling di kebun sewaannya di Ciater, di mana dia memiliki showroom untuk memamerkan anggrek-anggrek yang dijual. Langkah serupa juga diambil oleh Rangga Ferdiansyah, yang mulai melaksanakan live selling lebih awal, tepatnya pada September-Oktober 2022. Meskipun jumlah penontonnya awalnya hanya 2-3 orang, Rangga terus berusaha meningkatkan kualitas siarannya, walaupun itu memerlukan biaya untuk pengemasan dan peningkatan promosi.

Rangga menyatakan bahwa penggunaan QRIS memberikan kontribusi positif terhadap penjualan, meskipun pengunjung belum banyak. Dia biasa melakukan transaksi dengan dompet digital, yang lebih mudah daripada mentransfer uang dengan nomor rekening yang rentan kesalahan pencatatan. Setelah meminjam ke BRI, Rangga memutuskan untuk menggunakan QRIS sebagai respons terhadap permintaan pelanggan yang semakin tinggi.

Brian juga mendapati bahwa QRIS membawa banyak manfaat dalam hal kepercayaan konsumen. Dia menekankan bahwa meskipun penjualan terkadang fluktuatif, kehadiran QRIS membangun kredibilitas pebisnis di mata pelanggan. Perbankan, khususnya BRI, juga aktif menggalakkan transaksi digital di kalangan nasabahnya dan mendorong penggunaan mobile banking seperti BRImo. Pimpinan Cabang BRI KC Pasar Minggu, Mochammad Syarief Budiman, menekankan bahwa digitalisasi adalah suatu keharusan bagi semua orang, termasuk masyarakat yang lebih tua.

Dia menyebutkan bahwa dengan sistem yang mudah digunakan, nasabah dapat lebih mudah mengikuti proses digitalisasi. BRI pun berupaya untuk menyebarkan informasi tentang digitalisasi termasuk risiko-risikonya, agar semua lapisan masyarakat bisa beradaptasi dengan perubahan ini. Pengetahuan dan literasi terhadap digitalisasi sangat penting untuk mendukung kelancaran usaha dan meminimalisir potensi risiko yang ada.

Terima kasih telah menyimak live sale dan qris kunci sukses pengusaha anggrek dalam live sale, qris, pengusaha anggrek, e-commerce, strategi pemasaran ini sampai akhir Saya harap Anda menikmati membaca artikel ini selalu berinovasi dalam pembelajaran dan jaga kesehatan kognitif. sebarkan postingan ini ke teman-teman. Sampai bertemu di artikel berikutnya. Terima kasih banyak.

© Copyright 2024 - Penghasil Uang Online
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Close Ads