• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Perjalanan RI Menjadi Anggota Penuh OECD

img

Cepatkaya.biz.id Bismillah semoga hari ini penuh kebaikan. Hari Ini saya akan membahas perkembangan terbaru tentang Politik, Ekonomi, Internasional, Pengembangan, Diplomasi. Catatan Informatif Tentang Politik, Ekonomi, Internasional, Pengembangan, Diplomasi Perjalanan RI Menjadi Anggota Penuh OECD Jangan lewatkan informasi penting

Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa Indonesia belum resmi menjadi anggota penuh Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD). Proses ini masih berlangsung dan biasanya memerlukan waktu yang cukup lama, dari tahap initial memorandum hingga menjadi anggota penuh. Pernyataan ini disampaikan oleh Airlangga dalam konferensi pers mengenai perkembangan persiapan Indonesia untuk keanggotaan OECD secara virtual pada Rabu, tanggal 4 Juni 2025.

Pemerintah Indonesia telah menyerahkan Initial Memorandum (IM) kepada Sekretaris Jenderal OECD, Mathias Cormann, dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri Dewan OECD di Paris, Prancis, pada Selasa, 3 Juni 2025. Airlangga menambahkan bahwa OECD meminta Indonesia untuk bergabung dalam OECD Anti-Bribery Convention, sebuah konvensi internasional yang berfokus pada pemberantasan suap lintas negara oleh perusahaan-perusahaan.

Saat ini, proses keanggotaan OECD Indonesia masih berjalan. Airlangga menjelaskan, “Pertama tentu terkait dengan keanggotaan di OECD.” Dia juga menekankan bahwa OECD memberikan respon positif terhadap kualitas paper yang diajukan Indonesia, yang dinilai cukup baik, dengan sekitar 80 persen sudah memenuhi standar yang diharapkan.

Initial Memorandum sendiri adalah dokumen krusial dalam proses aksesi keanggotaan OECD, yang mencakup penilaian menyeluruh terhadap regulasi dan standar nasional Indonesia dibandingkan dengan yang diterapkan oleh OECD. Walaupun demikian, Airlangga tetap optimis bahwa Indonesia akan segera menjadi bagian dari OECD karena ini adalah salah satu syarat penting yang ditetapkan oleh organization tersebut.

Terima kasih telah membaca tuntas pembahasan perjalanan ri menjadi anggota penuh oecd dalam politik, ekonomi, internasional, pengembangan, diplomasi ini Saya berharap artikel ini menambah wawasan Anda tetap percaya diri dan perhatikan nutrisi tubuh. Ajak temanmu untuk ikut membaca postingan ini. Terima kasih telah meluangkan waktu

© Copyright 2024 - Penghasil Uang Online
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Close Ads